Setiap anak lahir membawa kecerdasan dan kreativitasnya. Selanjutnya tergantung kita ayah bunda dan pendidik yang memberikan stimulasi untuk mengembangkan kecerdasannya.
Kreativitas di mulai dari imajinasi, ajaklah anak berimajinasi seluas mungkin dan tanamkan keberanian untuk mencoba dan memulai sehingga akan muncul rasa percaya dirinya.
Bagaimana caranya ? Aktifkan komunikasi kita dengan anak dengan melejitkan kecerdasannya untuk memunculkan daya imajinasinya.
Bagaimana ku bisa merangkulmu
Udara sangat panas sudah lama tidak turun hujan. Biasanya udara panas begini orang berjualan es pasti laris manis. Entah es campur, es lilin bahkan es batu rasanya dingin melewati kerongkongan ini menghilangkan haus. Segelas es sirup lengkap dengan es batu sudah tersedia dihadapanku. Tanpa pikir panjang kuteguk sampai tetes terakhir.
Ah...segeeer, nikmat sekali, yang tersisa hanya dua keping es batu mengkilat bagaikan kaca. Rasanya sayang kalau di buang. Kusendok es batu yang pertama lumayan besar, Uupss...ternyata es batu tergelincir dari sendok terjatuh di jalan beraspal hampir saja terlindas kendaraan yang lewat. Aha... dapat kuraih kembali es batu itu, kasihan sekali untung saja tidak terlindas mobil, pasti sakit rasanya dan hancur. Kucuci es batu dan kuletakkan di dalam mangkuk.
Aku teringat dengan sekeping es batu yang satunya, ternyata masih ada walau tinggal kecil tergerus udara panas. Pelan-pelan aku ambil supaya tidak lepas lagi dari genggaman tanganku, lama sekali karena es batunya licin waktu kuangkat. Karena udara begitu panas dan sulit ku ambil, es batu mencair ...yah tak bisa aku menikmati dinginnya es batu. Tapi aku masih punya persediaan, diliriknya es batu yang kutaruh di mangkuk. Yaps...ini dia, alamak nasibnya tidak jauh beda mencair karena udara panas. Bye...bye..!!!
Pesan : Rasa syukur membuat kita peduli dengan lingkungan alam.
Kesabaran dan keikhlasan akan menjadikan kita pribadi yang tangguh dan unggul.
Senin, 22 Februari 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar